Arti tanda bintang
Namanya berasal dari bahasa Yunani asteriskos, "bintang kecil". Dalam cetakan, tanda bintang mengarahkan pembaca ke catatan kaki atau syarat, seperti pada Gratis ongkir*. Tiga tanda bintang berspasi (* * *), atau asterism berbentuk segitiga ⁂, menandai jeda antarbagian cerita. Dalam linguistik, tanda bintang menandai kalimat yang tidak gramatikal atau kata rekonstruksi yang tidak pernah tertulis.
Di dunia maya, tanda bintang menyembunyikan huruf dalam kata kasar (f***) dan mengapit aksi di chat (*sigh*). Dalam komputasi, * mengalikan (2 * 3), berfungsi sebagai wildcard di nama file (*.jpg berarti semua JPG) dan mewakili "kata apa saja" dalam pencarian Google yang dikutip.
Tanda bintang di Word, Discord, dan WhatsApp
Banyak aplikasi memperlakukan tanda bintang sebagai kode format, sehingga tanda bintang yang diketik kadang lenyap. Di Discord dan aplikasi Markdown lain, *teks* adalah miring dan **teks** adalah tebal. Di WhatsApp, *teks* membuat teks tebal. Word juga bisa mengubah *teks* menjadi tebal, dan mengetik * dan spasi di awal baris memulai daftar berbutir.
Untuk menampilkan tanda bintang apa adanya di Discord atau Markdown, taruh backslash sebelumnya (\*). Di aplikasi mana pun kamu juga bisa menempel karakter mirip seperti operator tanda bintang ∗ atau tanda bintang tebal ✱, yang tidak pernah diperlakukan sebagai format.
Tanda bintang hias dan cara mengetiknya
Tanda bintang tebal ✱ dan ✻ serta ❋ yang berjari-jari tetesan adalah dingbat yang tampak bagus sebagai penanda daftar atau pembatas di bio, dan ✳︎ tampil sebagai emoji hijau di kebanyakan ponsel. Tanda rujukan ※ (kome) dipakai dalam bahasa Jepang untuk catatan, seperti tanda bintang dalam bahasa Inggris. Bentuk berbintang lainnya ada di halaman simbol bintang dan simbol kilau.
Di keyboard, tanda bintang adalah Shift + 8 atau tombol di atas numpad. Dengan kode Alt, tahan Alt dan ketik 42. Di ponsel, ia ada di halaman #+= (iPhone) atau halaman ?123 (Android). Di HTML5 kamu juga bisa menulis *.